Indonesia online gambling_Baccarat skills experience_Sports betting_Lottery App_Indonesia's most popular online gambling game

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:FormalBaccarat

JikOnline Gaming ForumoOnline Gaming Forumnline Gaming Foruma OnlinOnline Gaming Forume Gaming Forumnovelnya masih baru 1-3 bulan dibeli, harga jualnya masih terbilang cukup tinggi, sekitar 75% dari harga aslinya. Tapi kalau sudah hampir 1 tahun lebih kamu miliki, biasanya disamaratakan saja harganya, Rp 15.000. Walaupun berkurang dari harga aslinya, menjual novel terbilang cukup menguntungkan, kok. Kamu nggak membutuhkan modal sepeserpun dan malah mendapat uang tambahan untuk membeli novel terbaru.

Kertas-kertas yang sudah dipisahkan, diikat rapi dengan tali setiap 1 atau 2 kilogram untuk memudahkan penghitungan. Biasanya, 1 kilogram itu sama dengan 50 lembar kertas. Nah, kalau misalnya kertas di kamarmu ada 200 lembar, kamu bisa dapat tambahan Rp 10.000, deh!

Nggak hanya kertas HVS saja, kertas koran juga bisa kamu jual lho. Harga per kilogramnya kira-kira mencapai Rp 2.000. Jika kamu termasuk mahasiswa yang rajin baca koran, bersyukurlah karena nggak hanya mendapat ilmu dan informasi saja, tetapi juga uang tambahan sekitar Rp 10.000 di akhir bulan.

Kertas penuh tinta atau print-out: ± Rp 2.500

Novel: Rp 40.000

Seperti 7 barang bekas yang ada dalam artikel ini misalnya. Kamu bisa menjualnya dan hasil penjualannya pun boleh dibilang lumayan, apalagi buat kamu anak sekolah atau mahasiswa yang sedang prihatin di akhir bulan. Ketika dompetmu hampir ‘sekarat’, menjual barang bekas bisa jadi cara penyelamat. Nah, apa saja sih ragam barang-barang bekas yang bisa kamu manfaatkan?

Saat hari libur, coba deh kamu rapikan kertas-kertas di kamar yang sudah nggak terpakai. Pisahkan dari yang penuh tinta, setengah kosong, dan yang masih bersih. Mengapa dipisahkan? Karena setiap jenis kertas ini memiliki nilai jual yang berbeda.

Barang elektronik: Rp 35.000

Barang elektronik biasanya memang memiliki waktu hidup yang cukup panjang, sekitar 4 sampai 5 tahun. Tapi, kalau-kalau ternyata barang elektronikmu rusak lebih cepat, menjualnya mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat.

Yang namanya mahasiswa, hidupmu pasti nggak jauh-jauh dari kertas— fotokopian catatan, modul kuliah, dan juga print-out tugas. Kalau melihat rak buku dan meja belajarmu, wah isinya pasti tumpukan kertas semua. Apalagi, buat kamu yang sedang mengerjakan skripsi, tentu kertas-kertas bekas dan lembar-lembar revisi menumpuk di kamarmu. Tapi, jangan mengeluh dulu! Kertas-kertas ini bisa menjadi uang tambahan untukmu lho kalau dijual.

Sama seperti koran, majalah bekas yang terbit lebih dari 1 tahun lalu dan sudah nggak kamu baca lagi, lebih baik dijual saja secara kiloan ke tukang loak. Harga per kilogramnya Rp 2.500 dan untungnya, 1 bundel majalah saja sudah cukup berat. Jadi, untuk mendapatkan 1 kilogram, kamu hanya butuh 2-3 majalah saja. Kalau langganan setiap bulan, kamu sudah bisa mendapatkan 4 kilogram dan Rp 10.000, deh!

Tas diberi harga: Rp 25.000 – Rp 30.000.

Setiap jenis barang yang dijual, perlu untuk diberi harga.

Untuk kamu yang suka membaca, pasti koleksi novelmu sudah nggak bisa terhitung lagi jumlahnya. Ada yang sudah dibaca berulang kali, ada juga yang ternyata setelah kamu baca nggak kamu sukai. Nah, novel yang ternyata kamu nggak sukai ini jangan dibiarkan tersimpan dalam rak buku saja; jual kepada penikmat novel lainnya lewat media sosial Instagram.

Celana panjang, dress, dan sepatu diberi harga: Rp 15.000 – Rp 20.000

Kertas HVS kosong: ± Rp 3.000

Tukang atau pengepul barang bekas biasanya membeli kardus secara kiloan. Setiap kilogramnya, sekitar 2-3 buah kardus tebal, kardus bekas dihargai sekitar Rp 1.500 – Rp 2.000. Jadi, kalau kamu punya 2 kilogram kardus bekas, kamu akan mendapatkan uang sebanyak Rp 4.000. Nggak terlalu banyak, tapi cukup lumayan untuk beli gorengan. Hehehe