Viral, Video WNI di Arab Saudi Terancam Ta「Fair Baccarat」k Bisa Terbang karena E

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:FormalBaccarat

TeFair BaccaratrkFair Baccaratait deFair Baccaratngan unggahan tersebut, KoFair Baccaratmpas.com menghubungi Khairul Azam Alfarizi selaku pengunggah video yang viral tersebut.

Unggahan tersebut diunggah oleh akun TikTok @khairulazam2430.

Baca juga: Uang Logam Bisa Ditukar hingga Rp 750.000, Ini Daftar dan Syaratnya

KOMPAS.com – Sebuah video mengenai adanya Warga Negara Indonesia (WNI) di Bandara King Abdul Aziz Jeddah disebutkan terancam tak bisa terbang akibat kesulitan mengisi aplikasi e-HAC (Electronic-Health Alert Card) viral di media sosial TikTok.

Dalam videonya, pengunggah menceritakan bahwa aplikasi e-HAC eror, padahal aplikasi tersebut diminta dijadikan syarat pengisian oleh pihak maskapai penerbangan sebelum para WNI naik pesawat.

Akibat kejadian tersebut, Azam menceritakan orang-orang meneleponnya dalam keadaan panik dan khawatir tak bisa pulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Pihaknya menyebut saat kejadian, awalnya dia ditelepon sejumlah orang yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa check-in sebelum memiliki dan mengisi data di aplikasi e-HAC.

Youtuber WNI yang tinggal di Arab Saudi tersebut menceritakan, unggahan video tersebut merupakan kejadian pada Sabtu, 4 September 2021.

Tolong share

Hingga Sabtu (11/9/2021) sore postingan tersebut telah disukai lebih dari 95,8 ribu pengguna dan dilihat lebih dari 1,6 juta kali.

Baca juga: Mengenal Apa Itu e-HAC dan Panduan Pengisiannya...

Baca juga: Ancaman Kelaparan dan Potret Kondisi TKI di Malaysia Saat Pandemi Corona...

“Nih Assalamu’alaikum wr. Wb. Temen2 tolong informasi ini dishare ke media sosial kalian didownload video ini dan dishare kemana-mana biar pemerintah tau. Ini di sini sekarang sedang terjadi kepanikan. Temen-temen kita dikatakan tidak akan bisa terbang kecuali memiliki aplikasi eHAC. Sementara aplikasi eHAC sistemnya down dan PeduliLindungi juga tidak bisa servernya eror terus. Makanya temen-temen ini katanya tidak bisa terbang. Untung saya datang ke sini dan nelpon juga ke KJRI untuk meminta bantuan dan datang juga petugas KJRI dan mereka keluarkan surat ini. Biasanya kuning sekarang seperti ini untuk diisi. Tolong buat pemerintah aplikasi kewajiban ini harus dihapus,” ujar pengunggah dalam videonya.

“Saya ditelepon orang-orang sejak jam 2 siang bahwa mereka tak bisa check-in sebelum memiliki dan mengisi data di aplikasi e-HAC. Sementara aplikasi tersebut sudah lama down dan eror. Biasanya kertas pengganti e-HAC disediakan, cuma hari itu di bandara kehabisan,” ujar Azam, Sabtu (11/9/2021).