Kenap「Genting Online Gambling」a Jengkol Punya Bau Khas yang Menyengat?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:FormalBaccarat

BGenting Online Gamblingau pada jGenting Online GamblingenGenting Online Gamblinggkol juga menyebabkan mulut dan air seni seseorang bisa menjadi bau setelah mengonsumsi jengkol.

"Bisa kita hilangkan dengan sikat gigi, misalnya. Kadang-kadang bau mulut juga karena ada tumpukan bakteri di mulut atau gigi kita," tutup Sulaeman.

Hal ini dikarenakan jengkol masih bisa direndam terlebih dahulu hingga bau menyengatnya berkurang.

Bukan hanya bau mulut dan air seni, mengonsumsi asam jengkolat dalam jumlah banyak juga bisa menimbulkan penyakit, seperti sulit buang air kecil hingga berpotensi mengidap penyakit ginjal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Menurut Ahmad Sulaeman, PhD., Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi dari Fakultas Ekologi Manusia IPB University sekaligus Sekjen Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan, penyebab jengkol bau adalah kandungan oksalat di dalamnya.

Ilustrasi jengkol yang baru dikupas.

KOMPAS.com - Baik masih mentah atau sudah matang, jengkol memiliki aroma khas yang cukup menyengat bagi beberapa orang.

Selain itu, bau mulut yang disebabkan oleh mengonsumsi jengkol juga dapat dikurangi dengan menyikat gigi atau menggunakan obat kumur.

"Jadi kan memang makan jengkol enak pertamanya, tidak enak sesudahnya karena bau dan repot lah," tutur Sulaeman.

"Memang disebabkan oleh asam amino yang mengandung sulfur," kata Suleman kepada Kompas.com, Rabu (15/9/2021).

Untuk mengatasi bau jengkol akibat asam jengkolat, Sulaeman menyarankan agar sebaiknya mengonsumsi buah atau sayur setelah makan jengkol.

Asam amino pada pernyataan Suleman adalah asam jengkolat. Asam ini merupakan jenis asam amino yang tidak baik bagi tubuh jika dikonsumsi terlalu banyak.

Baca juga:

Jengkol mentah memiliki bau yang lebih menyengat dibandingkan jengkol yang sudah dimasak dengan beragam bahan lainnya.

Selain itu, bahan dan bumbu untuk memasak jengkol juga dapat mengurangi bau khas makanan yang banyak tumbuh di kawasan ASEAN ini.

SHUTTERSTOCK/JOKO P

Ilustrasi jengkol yang sedang dimasak dalam wajan.

Baca juga:

"Inilah yang memang yang menyebabkan bau, kayak bau H2S asam sulfida kan karena asam aminonya itu mengandung sulfur. Itu yang bertanggung jawab pada bau ya," jelas Sulaeman.

Baca juga: